Tata Cara Shalat Gerhana Bulan/Matahari dan Bacaannya

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan/Matahari dan Bacaannya

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan/Matahari dan Bacaannya

Shalat Gerhana Matahari (Kusuf)dan shalat Gerhana Bulan (Khusuf) - Shalat kusuf atau shalat khusuf adalah shalat yang dikerjakan dengan tata cara tertentu karena terjadinya gerhana matahari atau gerhana bulan.

Hukum shalat gerhana adalah sunnah mu’akkad sebagaimana shalat gerhana matahari dan dilakukan secara berjamaah. Nabi SAW bersabda:
artinya: “Jika kalian melihat kedua gerhana yaitu gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan shalat.” (HR. Bukhari)

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan/Matahari serta Bacaan dan Doanya

1. Berniat di dalam hati. 
Lafal Niat shalat gerhana matahari (Shalat Kusuf) :
artinya ”:Aku niat Shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah ta’ala"
Lafal Niat shalat gerhana bulan (Shalat Khusuf):
artinya: Aku niat Shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah ta’ala.
2. Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

3. Membaca do’a istiftah dan berta’awudz

4. kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih)

5. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.

6. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal)

7. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

8. Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.

9. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).

10. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

11. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

12. Salam.

13. Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak.

Apabila gerhana masih berlangsung setelah shalat selesai, maka hendaklah berdzikir kepada Allah dan berdoa sampai gerhana berakhir, dan tidak mengulang shalat.

Apabila gerhana selesai dan dia masih shalat hendaknya dia sempurnakan shalatnya dengan khafifah (dipercepat), tidak berhenti shalat begitu saja.
Buka Komentar