Tanda Baca Atau Harakat Dalam Al Quran

Tanda Baca / Harakat - Dalam Al Qur'an kita mengenal dengan harakat atau tanda baca berupa fathah, kasrah, dhommah, sukun dan tasdid. Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja tanda baca dalam al Qur'ran dan bagaimana cara melafadzkannya.

Harakat (Arab: حركات, harakaat) atau tasykil adalah tanda baca atau diakritik yang ditempatkan pada huruf Arab untuk memperjelas gerakan dan pengucapan huruf tersebut.

Harakat dipakai untuk mempermudah cara membaca huruf Arab bagi orang awam, pemula atau pelajar dan biasanya dituliskan pada buku-buku pendidikan, buku anak-anak, dan kitab suci al-Quran, walaupun dalam penulisan sehari-hari tidak menggunakan harakat, karena pada umumnya orang Arab sudah paham dan mengerti akan tulisan yang mereka baca, namun kadang juga digunakan sebagai penekanan dari suatu kata terutama pada kata-kata yang kurang umum digunakan agar menghindari kesalahaan pembacaan. (wikipedia.org)
Tanda Baca Atau Harakat Dalam Al Qur'an
Tanda Baca Atau Harakat Dalam Al Qur'an

Tanda Baris/Baca (Harakat) Dalam Al Qur'an


Tanda baca dalam al Qur'an terdiri dari fathah, dhommah, kasrah, fathatein, dhamatein kasratein, sukun dan tasdid. Berikut ini macam - macam tanda baca dalam al  Qur'an dan cara membacanya:

 

1. Harakat Fathah, Kasrah dan Dhommah

Fathah (َ ) untuk memberikan bunyi vokal ’a’.
Kasrah (ِ ) untuk memberikan bunyi vokal ’i’.
Dhammah (ُ ) untuk memberikan bunyi vokal ’u’.

 

2. Harakat Fathatein, Kasratein dan Dhommatein

Fathatein (ً ) untuk memberikan bunyi ’an’.
Kasratein (ٍ ) untuk memberikan bunyi ’in’.
Dhammatein (ٌ ) untuk memberikan bunyi ’un’.

 

3. Harakat Sukun dan Tasydid

Berikutnya, tanda sukun (ْ  ) dan tasydid (ّ ).
Tanda sukun (ْ  ) di atas sebuah huruf berarti bahwa huruf itu mati.
Tanda tasydid (ّ )di atas sebuah huruf berarti bahwa huruf itu dibaca secara dobel.
 
Keduanya diletakkan di atas huruf, contohnya
نّ نْ مّ مْ
Selain tujuh tanda baca diatas, ada lagi tanda baca berupa alif khanjariyah sebagai harakat yang menunjukkan mad (dipanjangkan) dan waqof sebagai tanda berhenti. Dan untuk 2 tanda baca ini akan kita bahas di pembahasan mad tabi'i dan waqof.
Sekian Tanda Baca Atau Harakat Dalam Al Qur'an yang dapat kami sampaikan, semoga membantu antum semua dalam mempelajari ilmu tajwid. Saran dari saya adalah sebaiknya antum yang ingin belajar ilmu tajwid untuk mencari ustadz yang bisa mengajarkannya secara langsung.

SIlahkan berkomentar yang bijak
EmoticonEmoticon